
Tumiyang – Desa Tumiyang, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Senin (18/8/2025), benar-benar larut dalam suasana meriah. Ribuan warga dari 33 RT dan 8 RW tumpah ruah mengikuti karnaval peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Sejak pagi, Lapangan Waras Madya sudah dipadati peserta yang bersiap dengan aneka kostum dan kreasi hiasan. Lapangan tersebut menjadi titik start sekaligus garis finis dan panggung kehormatan, tempat para tamu undangan menyaksikan langsung atraksi peserta.
Karnaval tahun ini mengusung empat tema besar: Pertanian, Pendidikan/Kebudayaan, dan Pembangunan/PerjuanganKreativitas warga terlihat jelas saat rombongan mulai bergerak. Di sepanjang rute, masyarakat menyambut dengan tepuk tangan dan sorakan, sementara anak-anak riang menonton iring-iringan yang penuh warna.
Sesampainya di panggung kehormatan, tiap kelompok menampilkan atraksi singkat yang mengundang decak kagum. Ada kelompok yang menghadirkan miniatur alat perontok padi, ada pula yang mengarak slender (alat penghalus/pengaspal jalan), lele raksasa, hingga tikus raksasa sebagai simbol tantangan petani. Dari sisi kebudayaan, tampil warga dengan kostum wayang Hanoman, Gareng, Bawor, dan Petruk, lengkap dengan tingkah polah jenaka yang menghibur penonton.
Tidak ketinggalan, rombongan lain mengenakan pakaian ala pekerja proyek, melambangkan semangat pembangunan desa. Sementara kelompok pelajar tampil dengan kostum profesi dan drama singkat tentang cita-cita anak bangsa, sesuai tema pendidikan.
Kehadiran pejabat setempat, di antaranya Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pekuncen, serta Camat Pekuncen, menambah semangat peserta. Dalam sambutannya, Camat Pekuncen menyampaikan apresiasi tinggi kepada warga Tumiyang.
“Ini adalah perayaan rakyat yang luar biasa. Ada kreativitas, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Karnaval ini bukan hanya hiburan, tapi juga cerminan bagaimana warga Tumiyang menjaga persatuan dan semangat kemerdekaan,” ujarnya.
Karnaval ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Dari anak-anak hingga orang tua, semuanya larut dalam kegembiraan. Perpaduan kreativitas, humor, dan semangat kerja bersama membuat karnaval di Desa Tumiyang layaknya pesta rakyat yang meriah.
Dengan berakhirnya karnaval di Lapangan Waras Madya, warga menyimpan kenangan indah peringatan HUT RI ke-80. Semangat ini diharapkan terus tumbuh, bukan hanya pada momen Agustusan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari untuk memajukan desa dan bangsa.
| Luas Area | 100 m2 |
| Luas Bangunan | 90 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 2016 |